Rabu, 06 Oktober 2010

Koneksi Internet dengan CDMA Handphone

Teknologi internet tidak saja merambah pada kecepatan, tetapi mulai di sajikan pada teknologi handphone. Pada artikel kali ini dibahas sedikit mengenai kecepatan koneksi dengan CDMA dan kemudahan menginstall handphone menjadi sebuah modem PC.

Koneksi CDMA pada saat ini dapat mencapai 230Kbps untuk koneksi dan kecepatan download 15KB/s (153Kbps). Untuk perbandingan, kecepatan CDMA telah mencapai 3X sistem koneksi dial-up dan sudah separuh dari sistem koneksi cable modem. Memang belum cepat, tetapi cukup lumayan bila anda memiliki area yang tidak terjangkau oleh cable modem atau ADSL modem. Solusi ini setidaknya dapat menyajikan sebuah koneksi internet dimana saja dan kapan saja yang cukup mengunakan handphone untuk dijadikan sebuah modem bersama sebuah PC.

Tahapan untuk menginstall dengan Handphone CDMA :

  1. Persiapan untuk membuat Com Port, komunikasi modem dilakukan melalui Com Port dan digunakan cable data untuk difungsikan sebagai Com Port. Caranya dengan merubah fungsi dari USB Cable data menjadi sebuah COM pada PC
  2. Mengenal Handphone sebagai Modem. Setting driver dari install driver setelah dibukanya Com Port maka software WinXP dapat mengenal Handphone sebagai Modem
  3. Proses untuk koneksi Network pada Windows XP, setelah COM port dan Modem selesai di Install, proses terakhir adalah memasukan fungsi koneksi dari Modem sebagai koneksi ke Internet.

Perlengkapan untuk koneksi Internet dengan Handphone CDMA

Untuk perlengkapan, pada percobaan ini digunakan:

  • Prolific GW-DKU-001- Compatible Cable data DKU5 Nokia
  • Nokia CDMA 6585
  • Starone CDMA Prepaid

Untuk perlengkapan PC:

  • Pentium P4 2.4C @ 3.3Ghz
  • Corsair memory 1GB TwinX PC320
  • Asus P4C800-D
  • Gigabyte Radeon 9800 Pro
  • Seagate 120GB SATA Harddisk
  • USB port internet ICH5
  • Flatron L1710B LCD monitor
  • Zalman ZM-400B APS

Fungsi Cable data selain menjadi simulasi Com Port, juga difungsikan sebagai fungsi tranfer data dari handphone ke PC. Sedangkan modem difungsikan sebagai modem pada koneksi internet dari PC. Pada gambar dibawah ini adalah cara pemasangan Cable Data pada bagian bawah handphone dan dihubungkan pada USB port.

Tahap pertama : menginstalll COM port dari Prolific data cable

Seperti pada PC, bila sebuah perangkat modem akan melalui port atau USB port. Untuk sistem CDMA melalui cable data juga perlu diaktifkan Com port yang ditanamkan pada USB Cable Data.

Tahap awal dibawah ini adalah cara menginstall driver USB yang disimulasikan sebagai Com port untuk menghubungkan koneksi PC ke Handphone.

Kami mengunakan Cable Data Prolific , lebih mudah menginstall dibandingkan original Cable Data dari DKU-5 yang memerlukan driver ukuranbesar. Anda cukup memasangkan Cable Data Prolific dan Windows akan meminta driver USB port untuk mengenal Cable Data Prolific seperti pada gambar dibawah ini.

Setelah memasukan CD dan menginstall, maka akan tampil Com port baru pada Device manager. Artinya installasi dari driver Com port Prolific sudah aktif dan siap digunakan untuk menghubungkan handphone ke USB port.

Pada tahap ini anda telah selesai membuat Com port baru melalui Cable Data yang nantinya Com Port akan digunakan sebagai penghubung dari Handphone sebagai modem dan Com port untuk koneksi antara PC dan Modem / Handphone. Cable data merubah fungsi USB port menjadi Com Port pada sistem operasi

Tahap kedua : Menginstall Modem untuk Handphone melalui Cable Data

Selanjutnya memberikan pengenalan untuk pemakaian Com port bagi modem, click Phone and modem pada control panel

Maka akan tampil pilihan seperti pada gambar dibawah ini

Masuk ke bagian modem. Pada gambar dibawah terdapat sebuah modem dengan chip-set untuk dial-up dan tidak ada hubunganya dengan artikel ini. Untuk penambahan modem yang difungsikan pada Handphone, anda cukup memilih ADD dan jangan lupa click untuk Don't Detect My modem. Karena modem harus di install driver secara manual

Masuk kebagian pencarian nama modem, click bagian Have Disk untuk menginstall driver modem baru pada Handphone

Selanjutnya masukan driver handphone anda, sistem driver ini tidak standard. Dan anda dapat mendownload driver dari masing masing produk handphone yang anda gunakan

Bila anda mengunakan Nokia, maka akan ditampilkan 3 pilihan. Untuk koneksi Internet anda cukup mengclick bagian 3G sebagai driver modem CDMA anda

Selanjutnya memberikan port untuk modem anda yang telah di Install, pada gambar dibawah ini memperlihatkan pilihan Port 6 untuk Prolific cable data yang akan dikenal oleh System operasi Windows untuk mengaktifkan Com 6 bagi modem Handphone

Selesai proses ini anda telah memiliki 2 modem, pertama modem dial up dari Lucent dan kedua modem Nokia melalui Handphone dan Com port dari koneksi Cable Data

Pada tahap ini anda telah selesai menginstall Com port dari sistem operasi Windows dan mengenal modem anda untuk digunakan sebagai koneksi ke handphone.

Tahap ketiga : Menginstal koneksi Internet untuk Window untuk CDMA modem

Seperti anda mengunakan modem dial up atau ethernet broadband, masing masing hubungan network juga diperlukan jenis koneksi dan jenis yang anda butuhkan

Untuk koneksi ke Internet, cukup mengunakan Wizard dari Windows XP. Anda masuk kebagian Control Panel dan click Network Connection

Anda cukup mengclick bagian Create New Connection pada sub menu Network Connection

Selanjutnya akan muncul Wizard Connection, dan click Next

Pilih koneksi langsung ke Internet

Dan masukan setup untuk koneksi manual

Pilih dial-up, karena mengunakan sistem Handphone seperti telepon dan anda perlu melakukan dial nomor manual untuk koneksi melalui handphone CDMA

Pilih modem yang telah anda install seperti gambar dibawah ini untuk hubungan internet melalui Handphone CDMA

Masukan nama koneksi, misalnya Starone CDMA seperti pada gambar dibawah ini

Masukan nomor untuk hubungan internet ke Provider, untuk Starone mengunakan nomor 777

Proses hampir berakhir, masukan nama login dari Provider, pada Starone diminta untuk nama login : starone dan password : indosat. Masing masing login dan password berbeda pada setiap provider

Selesai pada tahap untuk membuat icon modem pada Dekstop Windows dan modem handphone anda siap dihubungkan ke internet provider

Untuk melalukan koneksi anda cukup mengclick koneksi yang telah anda buat seperti mengunakan koneksi dial-up

Bila setting seluruhnya benar, maka koneksi anda akan terhubung langsung ke provider CDMA. Pada gambar bawah terlihat kecepatan koneksi 230Kbps.

Tahap keempat : Informasi kecepatan koneksi dengan teknologi CDMA

Untuk kecepatan , koneksi internet melalui CDMA akan mencapai 230Kbps atau sekitar lebih dari 15KB/s. Dan kecepatan ini setara dengan kecepatan 3X dari koneksi dial up atau hampir sepertiga kecepatan koneksi cable modem. Pada gambar bawah capture ketika handphone sedang dihubungkan ke provider. Pada test melalukan download, kecepatan mencapai 12-15KB/s lebih, tentunya kecepatan ini tergantung dimana anda membuka sebuah website dan lokasi server. Kelemahan pada internet melalui handphone CDMA masih memiliki kelemahan, dimana kecepatan upload lebih kecil dibandingkan kecepatan download

Untuk ping delay, koneksi sistem CDMA yang diuji cukup cepat dan tidak banyak berbeda dengan koneksi melalui Dial-up telepon biasa.

Dibawah ini adalah hasil koneksi dan kestabilan ketika mendownload mengunakan Handphone CDMA melalui sistem operasi Windows XP

Result : Kemajuan teknologi Internet untuk koneksi CDMA

Setidaknya, kemampuan koneksi yang lebih cepat dan dapat digunakan secara mobile akan memudahkan pemakai Internet di Indonesia. Bila dikatakan teknologi CDMA untuk koneksi Internet untuk kegiatan umum seperti browsing, email tentunya sudah memadai, tetapi dikatakan cepat mungkin belum cukup. Adanya teknologi ini akan lebih menghemat biaya, khususnya penawaran tarif flat untuk koneksi bulanan yang lebih murah dibandingkan mengunakan sistem Dial-up konvensional dengan tarif selangit serta lebih lambat bahkan sangat buruk pada suatu area tertentu.

Tetapi mengunakan handphone CDMA untuk koneksi Internet tidak lepas dari kendala lain walaupun tidak terlalu signifikan, kekuatan koneksi internet tidak lagi tergantung pada baik buruk nya jaringan, melainkan baik tidaknya cuaca serta kekuatan baterai handphone anda.

Note: Koneksi internet dengan CDMA memerlukan informasi setup dari masing masing provider serta jenis produk dan driver. Artikel ini sedikitnya dapat menjelaskan bahwa koneksi CDMA menjadi solusi baru dengan kecepatan lebih baik dibandingkan Dial-up, dan kemudahan mengunakan koneksi melalui CDMA untuk Internet.

Sebelum mengunakan CDMA untuk koneksi internet, sebaiknya melakukan evaluasi dimana anda berada. Dan periksa kekuatan signal dari BTS provider. Teknologi CDMA memiliki 3 pilihan yaitu signal Digital, Analog dan 1X. Untuk internet dibutuhkan koneksi 1X dan akan terlihat pada display handphone anda

Sistem koneksi internet via handphone juga dapat dilakukan dengan OS Win98. Dengan persyaratan, koneksi cable data harus memiliki driver bagi Win98 agar mendapat COM port untuk penghubung ke Handphone. Dan intall modem handphone sama seperti melakukan install modem dialup. Kecepatan 15KB/s tidak dipengaruhi oleh jenis versi USB 1.1 pada Windows 98

Kemampuan Handphone memiliki kemampuan terbatas karena mengunakan sistem transmisi, dan kemungkinan kerusakan terjadi pada Handphone dapat terjadi bila dipakai secara berlebihan.

Minggu, 25 Juli 2010

Bahasa Pemrograman Web

Artikel Tentang Bahasa Pemrograman Web

PemrogramanJika anda suka sekali dalam pembuatan web, maka anda tidak akan terlepas dari apa yang namanya bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer.
Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman apa saja yang biasa digunakan untuk membuat suatu website :

1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.

8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

Sumber : www.finderonly.com

Rabu, 09 Juni 2010

How To Install Input Devices

Your computer system probably came equipped with the standard keyboard and a mouse. Undoubtedly, you installed them at the time you set up your computer. But times change, and you may find that you would like to try a new mouse or an alternative input device.

An input device is any tool you use to enter information into your computer. In this article, we're only addressing the smaller input devices: mice, trackballs, touchpads, light pens, and pointing sticks. Other types of input devices include keyboards, joysticks, and scanners. You can read more about them in this issue. With the exception of the light pen, all of these devices install in the same manner and use the same kinds of ports.

First, let's look at what these input devices are and how they work.



Mice.

A mouse is the most familiar input device for most users. This device is so named because it remotely resembles a mouse. For those who have trouble with this analogy, imagine that the cable connecting the mouse to the computer is a tail. There are, however, both cordless mice and mice in other shapes. The least rodent-like mouse may be the pen-shaped mouse, designed for people who are more comfortable using a writing instrument than a computer. There also are novelty mice, shaped like cars, rocks, footballs, other animals, and so on.

What You Need To Know
> Tools
Phillips screwdriver
TD> Time
15 to 30 minutes
TD> Cost
Starting as low as $10
Skill Level
Easy to Difficult*
> Benefits
Changing input devices may make you more comfortable at your PC and may help prevent physical problems, such as carpal tunnel syndrome. Some users may find alternative input devices easier to use than mice.
NOTES: *Ease of installation varies according to the device. Few components are as easy to install as a mouse; few are as difficult as a light pen.
Users move the entire mouse, gliding it across a flat surface. A ball in the bottom of the device rolls when the user moves the mouse across the desk or mousepad. The cursor position on the screen is related to the movement of the rolling ball. The amount of cursor movement relative to the mouse's movement is adjustable.

A mouse usually has two buttons that allow you to interact with a graphical user interface (GUI). A GUI, such as Windows, lets you interact with the PC using menus and icons—symbols that represent programs, files, or actions—to open files, carry out commands, and select options. A GUIis the opposite of a text-based interface, such as DOS, that requires the user to enter text commands. To select an icon or menu item in the GUI, users press the left button. The right button is rarely used, but can be used for special functions. The right mouse button is used often in the Windows 95 (Win95) operating system.



Trackballs.

Trackballs look a bit like mice turned upside-down. They have a roller ball on top instead of on the bottom surface. Rather than move the entire unit, you use your fingers or thumb to move the roller ball. Trackballs have buttons just as mice do, but they usually have more than two. The trackball that we installed had three buttons, one for the thumb and two for the last two fingers of the hand. The thumb button is used just like the left button on a mouse. The remaining buttons can be programmed for other functions, such as double-clicking.



Touchpads.

Touchpads, in a sense, use the most basic pointing device of all—your finger. You move your finger across a touch-sensitive pad, and the movement of your finger directs the movement of the cursor on the screen. To click on something on your screen, you tap on the pad instead of pressing a button, as you would with a mouse or trackball.



Light Pens.

Instead of being used on the desktop, light pens are used in contact with the computer screen. These are not to be confused with pen-shaped mice, which have a roller in the tip and work just like regular mice.



Pointing Sticks.

These devices, which have become common in laptop computers, look like eraserheads and function much like joysticks—you move the stick in the direction you want the cursor to go. In fact, one of the pointing sticks that we used for this article referred to itself as "The One-Touch Joystick For Your Desk." The main difference between joysticks and pointing sticks is their size; you use only one finger to move the pointing stick, instead of gripping it and moving it with your whole hand, as you would a joystick. Because of their small size, most pointing sticks are embedded in the keyboards of laptops. However, it is possible to purchase one for use with your desktop computer. A pointing stick is usually accompanied by two buttons, one on either side of the device, that function just like mouse buttons.



Installation.

NOTE: This article is merely meant to serve as a general guide to the various installation procedures for several input devices. Our instructions will be based on the products we installed. The instructions will vary somewhat from one product to another. You should refer to the manual included with the input device you have purchased, using it in conjunction with this article, instead of replacing the manual with our directions.

1 Turn off your computer and read the "Step 1" article on page 30. Follow the steps outlined there before you begin your upgrade. Whether you'll need to work inside your computer case will depend upon which device you are replacing or adding to your system. Check your users manual before opening the case to see if it's necessary.

2 If you are installing a new device to replace your current mouse, unplug the current mouse so you can use that port for the new device.

(NOTE: If the input device you're installing doesn't require a bus expansion board, skip to Step 4 now.)



Step3
3 A few input devices will require the installation of a bus expansion board, either because of special needs or because all of your existing ports are being used for other devices. Such boards, which are installed in expansion slots inside your computer case, create new ports at the back of the computer so you can add new input devices.

The light pen we installed also required us to install a light pen board. We installed this board, which came with the pen, into an Industry Standard Architecture (ISA) slot. ISA is an unofficial designation for the bus design of the IBM PC/XT expansion slot. Installing this card is similar to installing an expansion board for an input device if you don't have open ports.

First, make sure the base input/output (base I/O) address through which the computer will talk to the card is different from those used by other cards in your computer. (To check the base I/O address of a board, check its manual.) If there is a conflict, the manual should offer alternative settings and explain how to set the switches on the new board to one of these alternatives.

3a Before installing the board, you need to set the jumpers. Jumpers are small plugs or wires used to alter an aspect of a hardware configuration by connecting different points in an electronic circuit. These settings must be correct for your input device to work properly with the computer and any other peripherals. Instructions included with the input device will explain the various settings and how to change them if they conflict with another device.

3b Find an empty expansion slot, remove the slot cover, and keep the screw from that cover handy. You'll need it to secure the metal retaining bracket of the board.

In the case of the light pen, using the slot closest to the video card will make connections easier.

Line up the board's connector with the slot socket, press the board firmly into place, and then secure the board with the screw from the expansion slot cover. Put the cover back on your computer.



Step4
4 Locate the port you will be using for the device. If you have installed an expansion board, the port on that board can be accessed from the back of the computer. Most input devices come with an adapter that lets you connect the device to either a PS/2 port or a serial port. A few, however, don't come with adapters and only fit into one port. Check to be sure that your new device is compatible with an available port on the back of your computer.

PS/2 ports (also called mouse ports) are small and round; the connectors that fit into them are round with six pins. Serial ports are trapezoidal and generally have nine pins. The connectors for serial ports often have thumbscrews to secure the connection of the cable to the computer. These screws can be tightened by hand.

While most input devices are designed to fit either a PS/2 or a serial port, you can order adapters that let you plug the devices into a 25-pin serial port. Although these adapters aren't included with most retail packages, you usually can request one from the manufacturer.

If necessary, connect the adapter to the device's cable before connecting the cable to the port. This is done by matching the end of the adapter to the cable connector, pressing the two firmly together, and tightening thumbscrews, if there are any.

5 Next, connect the cable (with adapter attached, if needed) to the port on the back of your computer. Again, as with the adapter, match up the connector and the port so that any pins line up correctly, and press in firmly.

Do note that the connector will only fit in the port one way. If it doesn't seem to fit, don't force it. Look closely at the connector and port to be sure that they are compatible and that you have them lined up correctly. In most cases, it is very easy to determine how to line them up. Many connectors have arrows or flat sides indicating the top.

The light pen we used had two cables: a three-way serial cable to connect the light pen expansion board to the monitor and the video card, and a cord with a connector similar to a telephone jack to connect the pen to the board. Connect both of these cables now.

6 Once you've plugged the device into its port, you're ready to reconnect all of the cables and turn your computer on.

7 Some input devices will require software drivers. Many of those that require a driver will use one that's already in your operating system. Your manual will tell you whether you need to install a driver. If you do, the instructions will be included with the device, and the installation usually is guided by on-screen directions for each step. In Windows 3.1, you ordinarily begin the installation process by opening the Program Manager File menu, choosing Run, and typing an installation command such as a:\install. The specific command will be given in your manual. In Win95, software is installed by left-clicking Start, pointing to Settings, left-clicking Control Panel, and then double left-clicking the Add/Remove Programs icon and following the prompts. Input device drivers also can be installed in DOS. To do this, you usually insert the diskette containing the software, type a:\inst_DOS at the DOS prompt, and press ENTER. The installation program will begin, and from there you just follow directions. Check the installation manual for the specific command to type at the DOS prompt.

No matter which operating system you're using, you will need to restart your computer after installing the software for the new settings to take effect. Some installation programs automatically perform a reboot (restart) for you; others will prompt you to do it at the appropriate time.

8 You may need to adjust some settings to make your new input device work the way you prefer. For example, the tracking speed (how much the cursor moves on-screen in relation to how much you move the input device) may need to be adjusted if a device is significantly more or less sensitive than the one you've used previously. Another change some users, especially those who are left-handed, will want to make is to switch the buttons so that most actions use the right mouse or trackball button instead of the left. If you do that, you must use the opposite button from the one given in instructions. For example, if the program directions say to click with the left mouse button, you must use the right one. Some devices, like the trackball we installed, let you choose functions for various buttons.

To adjust these settings in Windows 3.1, open the Main program group in Program Manager, double-click on Control Panel, open the Settings menu, select Mouse, and make your changes. In Win95, you get to the Control Panel by left-clicking Start, pointing to Settings, and then choosing Control Panel. From that point, the process is the same.

If the input device you're using required software installation, there may be a control panel for that specific device. If this is the case, the custom control panel will be found in your Control Panel program group. These custom control panels offer the same kinds of options as the mouse control panel that is part of Windows: motion speed and sensitivity, double-click speed, acceleration, and button swapping.

by Diana K. McLean

Alat-alat Input,Output & Pemproses pada komputer beserta contohnya

saya mencoba membuat definisi beserta contoh-contoh dari alat Input,output & Pemproses beserta contoh-contohnya…

Dalam Perangkat Keras (Hardware) Komputer, terdapat 3 Buah Konsep perangkat keras,, yakni:

  • Alat Input adalah alat-alat yang berfungsi memasukan data atau perintah kedalam komputer.Contoh dari alat input antara lain:
  1. Keyboard
  2. Mouse
  3. Scanner
  4. Joystick
  5. Camera digital
  6. Microphone
  7. Digitizer
  8. Touch Screen
  9. Touch pad
  10. Track ball
  11. Light Pen
  12. Handy cam
  • Alat Pemproses adalah alat-alat yang berfungsi mengolah data kedalam komputer setelah mengalami proses Input.Contoh dari alat pemproses adalah Processor
  • Alat Output adalah alat-alat yang berfungsi mengeluarkan data-data yang berbentuk informasi.Contoh dari alat Output adalah:
  1. Monitor
  2. Printer
  3. Speaker
  4. Proyektor

DIAGRAM BLOK ALUR KERJA KOMPUTER

. Input Device (Alat Masukan)

Adalah alat-alat yang berfungsi memasukan data atau perintah kedalam komputer

2. Output Device (Alat Keluaran)

Adalah alat-alat yang berfungsi mengeluarkan data-data yang berbentuk informasi

3. I/O Ports

Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

4. CPU (Central Processing Unit)

CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.

5. Memori

Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Contoh memory External berupa Hardisk,Flashdisk dan compact disk.

6. Data Bus

Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.

7. Address Bus

Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca.Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.

8. Control Bus

Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.

Untuk memudahkan Blogger dalam memahami arti dari Input,Output dan Pemproses, saya akan membuat definisi salah satu Hardware,,,Dalam kesempatan kali ini, Hardware yang akan saya bahas adalah Hardisk

Hardisk

A.Definisi Hardisk

Hardisk merupakan Hardware tempat penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi.Hardisk juga dapat disebut memory Permanen karena dapat tetap menyimpan data walaupun aliran listrik pada computer telah mati,berbeda dengan RAM yang tidak dapat menyimpan data secara permanent karena jika aliran listrik mati,data-data nya pun tidak dapat disimpan.Hardisk dapat bersifat Input maupun Output. Hardisk Bersifat Input apabila hardisk mentransfer data ke Hardisk lainya atau Ke flashdisk, Hardisk juga dapat bersifat Output apabila ada data yang dikirimkan ke hardisk ini.Berikut ini merupakan Contoh Hardisk:

Pada Hardisk,Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.

B.Sejarah Hardisk

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut. Berikut ini Sejarah Singkatnya:

1. Punched Card

Data storage tertua yang diketahui adalah punch card, diciptakan pada tahun 1725 oleh Basile Bouchon pada saat itu penggunaannya adalah untuk menyimpan data pola tenun kain dengan cara melubangi gulungan kertas.

2. Selectron Tube

Pada tahun 1946 RCA mulai membuat Selectron Tube yang merupakan bentukmemori pertama berbasis komputer dengan ukuran panjang sekitar 30 cmdengan kapasitas 4 Kb, memori ini tidak berumur panjang dipasarankarena harganya terlalu mahal.

3. Magnetic Tape

Magnetic tape merupakan media penyimpanan data yang biasanya digunakan untuk komputer jenis mini ataupun mainframe

4.Floppy Disk

Pada tahun 1969 disket pertama kali diperkenalkan dengan ukuran 20 cmmampu menampung data 80 Kb tetapi hanya untuk sekali pakai, 4 tahunkemudian dengan ukuran yang sama, ditingkatkan lagi kemampuannyamenjadi 256 Kb dan bisa dipakai berulang-ulang. Tahun demi tahun ukurandisket semakin kecil dan kemampuan menyimpan datanya semakin besar pula.Namun Pada saat sekarang,diskete sudah mulai jarang digunakan karena MuncuLnya “Hardisk”

5.Hardisk

Pada 13 September 1956 IBM memperkenalkan Komputer model terbarunya IBM 305 RAMAC,pada saat itu merupakan revolusi karena IBM 305 RAMAC disertai denganHardisk pertama di dunia dengan kapasitas yang luar biasa yaitu 4,4 MB.Hardisknya sendiri terdiri dari 50 keping piringan berukuran 60 cm. IBMmenyewakan komputer ini seharga Rp. 30 jutaan perbulan.
Hardisk masih terus dipakai sampai sekarang dengan ukuran yang lebihkecil dan dengan kapasitas yang tentu saja jauh lebih besar.

Jika dibandingkan Hardisk pertama, hardisk generasi baru inikapasitasnya bisa sekitar 200,000 kali lipat, kapasitasnya juga bukanlagi Mega Bites tapi Giga Bites bahkan Tera Bites.
Masih banyak Data Storage lain pada saat ini yang terus berkembangdengan berbagai macam genre dan variannya semacam CD, DVD, Flash, SD,MicroSD, BlueRay dan sebagainya.

Kecepatan Putar Disk

Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.

Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berbeda :

3. Kapasitas

Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB bahkan TB(Terra Byte). Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer biasa.

  1. Input Device

    Input device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk memasukkan data ke-dalam komputer. Jenis input device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.

    Dalam kehidupan sehari-hari, mata manusia juga bisa diartikan sebagai salah satu input device yang berfungsi untuk memasukkan data kedalam otak manusia. Membaca bisa diartikan sebagai memasukkan data (kedalam otak manusia) melalui mata.

  2. c. Output Device

    Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Jenis output device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.

    Dalam kehidupan sehari-hari, menulis, juga bisa dikatakan sebagai suatu cara untuk mengeluarkan hasil pemikiran kedalam suatu media sehingga bisa dibaca oleh manusia. Media yang dipergunakan untuk menulis bisa berupa kertas ataupun bentuk lainnya

  1. Output Device, adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah
    itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya
    printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lainnya. Dari penjelasan diatas dapat kita
    simpulkan bahwa prinsip kerja komputer tersebut diawali memasukkan data dari perangkat
    input, lalu data tersebut diolah sedemikian rupa oleh CPU sesuai yang kita inginkan dan data
    yang telah diolah tadi disimpan dalam memori komputer atau disk. Data yang disimpan dapat
    kita lihat hasilnya melalui perangkat keluaran.

Input Device, adalah perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan
data ke dalam memori komputer, seperti keyboard, mouse, joystick dan lain-lain.

postingan ini kami kutip dari http://benedickaito.ngeblogs.com/